May 4th, 2007 by dina-allneweveryday
Menunggu kelahiran seorang bayi perempuan mungil, penghuni berikutnya rumah di Jl Taruna Jaya II no 2.
Setiap hari setiap jam setiap menit dan setiap detik ibu sang bayi dengan setia menunggu kelahiran putri pertamanya. Semua hal sudah dipersiapkan meskipun anak kedua tapi gk kalah hebohnya dengan persiapan anak pertama ya bedanya gk semua baru. Tapi kayaknya kehamilan kedua ini gk seperti kehamilannya yang pertama, dulu menginjak bulan kesembilan sang ibu masih bisa naik kendaraan umum kalo sekarang berangkat kerja aja harus diantar sang suami.
Detik - detik yang menegangkan, gara - gara minggu ini adalah bulan kesembilan, ak dilarang pergi jauh dari rumah oleh nyokap takut nanti sang ibu melahirkan gk ada yang menemani anak sulungnya yaitu keponakan ak , yaaa batal dech pergi ke bogornya. Tp gpp, kebogor bisa nanti kapan-kapan kalo keponakan lahir kan gk bisa kapan - kapan
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 1st, 2007 by dina-allneweveryday
Seorang ayah sedang berjalan - jalan dengan anaknya disuatu bukit, tiba-tiba si anak terjatuh dan ia berteriak, "aaahhhh!" dan suara itu terdengar kembali "aaahhh!"
si anak terkejut dan kemudian dia bertanya, " siapa kau?" dan suara itu menjawabnya, " Siapa kau?"
Si anak menjadi marah dan ia berkata" pengecut!"
Suara itu terdengar kembali "pengecut!"
Si anak melihat kepada ayahnya, si ayah tersenyum dan berkata " Kau hebat" suara itu menjawab " Kau hebat"
Si ayah kembali berteriak "Kau sang juara" dan suara itu menjawab" Kau sang juara"
Si anak bertambah bingung, lalu ayahnya menjelaskan " Orang menyebutkannya gema, tetapi sesungguhnya inilah HIDUP. Ia mengembalikan semua yang kau katakan atau kerjakan. Hidup kita hanya suatu pantulan dari tindakan kita. Jika kau ingin lebih dikasihi di dunia, ciptakan kasih yang lebih pada hatimu. jika kau ingin lebih berkemampuan di kelompokmu, tingkatkan kemampuanmu. Hubungan ini berlaku untuk semuanya, dalam semua segi kehidupan; hidup akan mengembalikan semua yang kau berikan untuknya."
"Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya" ( Ams 18:21)
Warta sisipan GBI rayon 1 C - 1 April 2007
Posted in Religion | No Comments »